AWS Global Accelerator & Anycast Routing Simulator
Level: Principal / SME RFC 4786 (Anycast) / RFC 7098 (Anycast Flow) Edge Ingress & Dedicated Global Private BackboneAWS Global Accelerator (AGA) adalah layanan networking terkelola yang menyediakan 2 Static Anycast IPv4/IPv6 Addresses yang diiklankan secara simultan dari ratusan Point of Presence (PoP) di seluruh dunia melalui jaringan Border Gateway Protocol (BGP). Lalu lintas diarahkan ke PoP terdekat dengan klien, kemudian ditransmisikan melalui AWS Global Dedicated Private Fiber Backbone (jaringan bebas kongesti publik) langsung ke aplikasi di AWS Region terdekat.
Gunakan simulator interaktif di bawah ini untuk mempelajari arsitektur Anycast, mekanisme Instant BGP Underlay Failover, pemetaan port deterministik pada Custom Routing Accelerator (CRA), serta analisis fisika Bandwidth-Delay Product (BDP).
AWS Global Accelerator & Anycast BGP Simulator
Simulasi interaktif perutean BGP Anycast, 2 Static IPs, failover sub-10s multi-region, pemetaan port deterministik CRA, dan mitigasi BDP.
Pilih Lokasi Klien Global
AWS Anycast Ingress (Independent Network Zones)
Regional Backend Endpoint Groups & Health Checks
Hasil Keputusan Perutean Anycast & Latensi
Packet Header & Security Group Evaluation
| Layer 3 Source IP: | 203.0.113.15 |
| Layer 3 Destination IP: | 15.197.10.20 (Static Anycast IP) |
| Layer 4 Port & Protocol: | Src: 52184 ➔ Dst: 443 (TCP) |
| Target Backend Private IP: | 10.100.1.25 |
Ringkasan Konsep Kunci untuk SME Network Engineer
1. Dual Static Anycast IPs & Independent Network Zones (INZ)
- Global Accelerator mengalokasikan 2 Static Anycast IPv4 Addresses dari dua Independent Network Zones (INZ) yang terisolasi secara fisik dan logis.
- Jika satu zona jaringan mengalami masalah perutean upstream BGP internet, klien tetap dapat mengakses aplikasi melalui IP kedua tanpa gangguan.
- Memungkinkan hard-coded IP whitelisting pada firewall korporat tanpa khawatir IP berubah seperti pada DNS ALB.
2. Standard vs Custom Routing Accelerator (CRA)
- Standard Accelerator: Menggunakan 5-tuple consistent flow hashing (
Source IP,Source Port,Destination IP,Destination Port,Protocol) atau 2-tuple Client Affinity (Source IP) untuk mendistribusikan lalu lintas ke Regional ALB, NLB, atau EC2. - Custom Routing Accelerator (CRA): Menggunakan algoritma pemetaan port deterministik untuk memetakan rentang port listener eksternal secara langsung ke Private IP dan Target Port instance EC2 di dalam subnet VPC tertentu (ideal untuk sesi game multipemain, VoIP SIP, dan WebRTC).
3. Client IP Preservation & Security Group Rules
- Ketika
client_ip_preservation_enabled = true, Global Accelerator mempertahankan alamat IP publik klien asli di header L3 IPv4 paket saat masuk ke target VPC (ALB/NLB/EC2). - Perhatian Kritis: Security Group pada backend target WAJIB membuka port ke CIDR publik klien (
0.0.0.0/0atau prefix IP tertentu), bukan hanya IP internal subnet VPC!
4. Sub-10s BGP Underlay Failover vs DNS TTL
- Pada arsitektur DNS tradisional (seperti Route 53 Weighted/Failover), waktu failover bergantung pada DNS TTL dan caching di sisi resolver ISP / klien (membutuhkan 60–120 detik).
- Pada Global Accelerator, ketika probe Health Check mendeteksi endpoint regional Unhealthy, underlay BGP internal AWS langsung mengalihkan flow ke Region sehat berikutnya dalam < 10 detik tanpa menunggu DNS expire.